Magister Ilmu Kebencanaan USK Berkolaborasi dengan TDMRC dan Kanagawa University Perkuat Riset Ketangguhan Bencana

Banda Aceh, 17 Maret 2025 – Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan (MIK) Universitas Syiah Kuala (USK) berkolaborasi dengan Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) USK bersama Kanagawa University, Jepang, menyelenggarakan workshop bertajuk “Research Ideas Exchanges on Disaster Resilience between Kanagawa University and Universitas Syiah Kuala.”

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kerja sama riset di bidang ketangguhan bencana serta memperluas wawasan akademisi dan peneliti dalam mengembangkan strategi mitigasi bencana yang lebih efektif.

Workshop menghadirkan peneliti terkemuka dari Kanagawa University, yaitu Prof. Yoshiharu Shumuta dan Dr. Eng. Ochiai Tsutomu.

Sementara dari pihak TDMRC USK, narasumber yang berpartisipasi ialah Aulia Khalqillah, M.Si., Adrian, M.Sc., dan Rizanna Rosemary, Ph.D., dengan Haekal Azief Haridhi, Ph.D. bertindak sebagai moderator.

Dalam sesi diskusi, para peneliti mempresentasikan berbagai kajian terkait kebencanaan, mulai dari tantangan yang dihadapi wilayah rawan bencana hingga solusi inovatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan ketangguhan masyarakat.

Para peserta juga membahas peluang kolaborasi lanjutan dalam bidang penelitian bersama, pertukaran akademik, serta pengembangan teknologi mitigasi bencana di masa depan.

Setelah sesi diskusi, delegasi dari Kanagawa University diajak mengunjungi sejumlah fasilitas riset kebencanaan milik TDMRC USK.

Mereka meninjau Real-Time Earthquake Observatory, fasilitas canggih yang digunakan untuk pemantauan aktivitas seismik global secara real time.

Selain itu, delegasi juga melihat langsung penggunaan Shaking Table dan Tsunami Wave Flume, dua fasilitas utama yang dimanfaatkan untuk simulasi gempa bumi dan tsunami serta penelitian pengurangan risiko bencana.

Kunjungan ini memberikan gambaran nyata mengenai kapasitas riset kebencanaan yang dimiliki USK dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi mitigasi bencana.

Workshop ini menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan akademik antara Universitas Syiah Kuala dan Kanagawa University sekaligus mendorong lahirnya solusi inovatif terhadap tantangan bencana di masa depan.

Melalui kolaborasi ini, Magister Ilmu Kebencanaan USK bersama TDMRC terus menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional, memperkuat riset multidisiplin, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap bencana.