Magister Ilmu Kebencanaan USK Berkolaborasi dengan TDMRC Gelar Seminar Internasional Mitigasi Tsunami 2024 Peringati Dua Dekade Tsunami Aceh

Banda Aceh, 7 November 2024 – Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan (MIK) Universitas Syiah Kuala (USK) berkolaborasi dengan Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) USK bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Aceh (BAPPEDA) dan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyelenggarakan International Seminar on Tsunami Disaster Mitigation 2024.

Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari peringatan 20 tahun tragedi tsunami Aceh 2004 sekaligus menjadi ruang strategis untuk memperkuat upaya mitigasi tsunami di masa depan melalui kolaborasi nasional dan internasional.

Seminar dibuka dengan pembacaan Surah Al-Fatihah dan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan penampilan tari tradisional Ranup Lampuan oleh siswa SD IT Cendikia Darussalam.

Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Ir. Marwan, secara resmi membuka kegiatan dan menandai dimulainya rangkaian diskusi penting mengenai mitigasi bencana tsunami.

Seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara utama dari dalam dan luar negeri, di antaranya Dr. Gerry Potutan dan Dr. MIFUNE Yasumichi dari Asian Disaster Reduction Center (ADRC), Jepang, serta Prof. Dr. Roberto Carniel yang mewakili Kedutaan Besar Italia.

Sesi utama dipandu oleh Prof. Dr. Ir. Ella Meilianda, S.T., M.T., yang mengarahkan diskusi pada berbagai inovasi dan strategi dalam pengurangan risiko bencana.

Selain pidato utama dan diskusi panel, kegiatan ini juga menghadirkan sesi presentasi poster ilmiah. Sebanyak dua belas pemakalah menampilkan hasil penelitian terkait berbagai aspek mitigasi tsunami, memberikan wawasan kepada peserta mengenai inovasi dan kajian mutakhir di bidang kebencanaan.

Dua sesi panel informatif turut membahas strategi mitigasi dari berbagai sudut pandang, dengan kontribusi narasumber nasional dan internasional.

Di antara pembicara yang hadir ialah Dr. H. T. Ahmad Dadek dari BAPPEDA Aceh, Assoc. Prof. Anawat Suppasri dari IRIDeS Tohoku University Jepang, serta Dr. Khamarrul Azhari Bin Razak dari University of Technology Malaysia.

Topik yang dibahas mencakup integrasi pelajaran dari bencana masa lalu ke dalam perencanaan saat ini dan masa depan, penerapan teknologi peringatan dini, serta pengembangan infrastruktur tahan tsunami.

Melalui forum ini, peserta memperoleh pemahaman bahwa mitigasi tsunami tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga memerlukan penguatan kebijakan, pendidikan masyarakat, dan kerja sama lintas negara.

Kolaborasi Magister Ilmu Kebencanaan USK bersama TDMRC melalui kegiatan ini menegaskan komitmen berkelanjutan dalam memperkuat kapasitas akademik, mendorong inovasi kebencanaan, serta memastikan pembelajaran dari tragedi tsunami Aceh menjadi fondasi menuju masyarakat yang lebih tangguh di masa depan.