Magister Ilmu Kebencanaan USK dan TDMRC Gelar Guest Lecture Bahas Peran Disaster Entrepreneurship dalam Meningkatkan Ketangguhan Masyarakat

Banda Aceh – Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan (MIK) Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) USK berkolaborasi dengan UPT MKU USK, PREDIKT!, dan Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) dalam menyelenggarakan Guest Lecture bertema “The Role of Disaster Entrepreneurship in Improving Community Resilience.”

Kegiatan ini menghadirkan Avianto Amri, S.T., M.Res., Ph.D, selaku Ketua MPBI, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya konsep disaster entrepreneurship atau kewirausahaan kebencanaan sebagai salah satu inovasi dalam memperkuat kesiapsiagaan serta meningkatkan ketangguhan masyarakat menghadapi risiko bencana.

Acara ini dimoderatori oleh Dr. Budi Arianto, S.Pd., M.A, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) USK. Kegiatan tersebut turut dihadiri mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan USK yang antusias mengikuti kuliah tamu guna menambah wawasan dan pengetahuan terkait kebencanaan.

Melalui forum ini, peserta memperoleh pemahaman bahwa kewirausahaan kebencanaan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga mendorong lahirnya solusi kreatif, inovatif, dan berkelanjutan dalam mitigasi bencana, kesiapsiagaan masyarakat, serta pemulihan pascabencana.

Di akhir kegiatan, Ketua MPBI turut membagikan suvenir berupa permainan edukatif bertema kesiapsiagaan bencana yang dikembangkan oleh tim PREDIKT!. Permainan ini dirancang sebagai media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, dapat mempelajari kesiapsiagaan bencana dengan cara yang lebih menarik.

Kolaborasi antara Magister Ilmu Kebencanaan USK dan TDMRC melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus memperluas literasi kebencanaan serta mendorong lahirnya inovasi baru dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana.